Buat Yang Mau Tau!! ,Apa Sih kontraktor Rumah itu ?

Kontraktor Rumah

Kontraktor adalah ditilik dari bahasanya berasal dari kata “kontrak” yang dalam arti khusus adalah kesepakatan kontrak/surat perjanjian yang berhubungan dengan sebuah proyek. Atau dengan istilah lain, kontraktor biasanya juga disebut dengan nama pemborong. Tetapi ada perbedaannya, simak saja sampai akhir tulisan ini

Gambar terkait

Berdasarkan makna katanya, kontraktor adalah badan hukum atau badan usaha yang disewa untuk mengerjakan sebuah proyek sesuai dengan isi perjanjian dalam kontrak yang telah disepakati oleh kedua belah pihak. Proyek ini dibatasi oleh waktu penyelesaian, biaya keseluruhan, serta detail pekerjaan yang harus dilaksanakan.

Kontraktor rumah mendapatkan pekerjaannya dengan dua cara, yaitu memenangkan proyek bangunan atau rumah dalam sebuah lelang proyek setelah bersaing dengan kompetitor sesama kontraktor, dan dengan cara penunjukan secara langsung dari pemilik proyek.

Bidang usaha kontraktor memiliki cakupan yang cukup luas. Setiap kontraktor berfokus pada usaha dan spesialisasi di bidangnya masing-masing. Pada bidang kontraktor rumah, badan usaha tersebut bertanggung jawab dalm proses konstruksi rumah atau bangunan samapi selesai dibangun

Proyek yang dikerjakan kontraktor sebenarnya bukan hanya soal rumah, bisa berupa pekerjaan konstruksi berskala besar, yakni pembangunan jalan raya, bandara, pelabuhan, mall,dan gedung perkantoran;bisa juga berupa pengadaan tenaga kerja; dan juga  pengadaan seragam atau peralatan militer di proyek pertahanan/militer.

Sedangkan tanggung jawab yang dimilikinya adalah melaksanakan pekerjaan sesuai dengan peraturan dan spesifikasi yang tertulis di dalam kontrak; melaporkan perkembangan dari proses pembangunan kepada pemilik proyek baik secara harian, mingguan, maupun bulanan; memastikan target tercapai sesuai dengan tenggang waktu yang disepakati; menyediakan tenaga kerja, bahan material, tempat dan menjaga alat-alat yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek.

Pekerjaan kontraktor ini sedikit banyak memiliki resiko tinggi. Karena kontraktor bekerja sesuai dengan perjanjian dalam kontrak, maka apabila kontraktor gagal menyelesaikan proyek baik itu rumah atau bangunan lainnya sesuai dengan waktu yang disepakati di dalam kontrak, maka dia akan mendapatkan sanksi ataupun denda.

Bahkan hanya dengan kesalahan sedikit saja yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknik dalam perjanjian yang ada pada kontrak, sang pemilik proyek bisa menuntut kontraktor dan memberinya sanksi/denda. Oleh karena itu, menjadi seorang kontraktor memerlukan keahlian spesial agar setiap proyek dan kontrak bisa diselesaikan dengan baik.

Nah Itu Dia Penjelasanya….Semoga Bermanfaat

Tinggalkan Balasan