Bangunan dengan arsitektur terunik di Indonesia sampai dunia

Bangunan dengan arsitektur terunik di Indonesia

Pada zaman ini visual yang menarik dan unik akan selalu mendapat perhatian lebih dari masyarakat. Tak terkecuali dengan arsitektur.

Gedung-gedung yang dirancang dengan ‘tidak wajar’ akan selalu menjadi bahan perbincangan yang menarik. Di Indonesia pun memiliki beberapa bangunan dengan desain arsitekturnya yang unik.

Berikut ini adalah lima bangunan dengan arsitektur terunik di Indonesia.

Gunongan di Aceh

Gunongan adalah sebuah bangunan unik berbentuk bukit atau gunung di Aceh yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada awal abad ke-17.

Konon, gunongan dibangun untuk mengobati kerinduan istri sultan, Puteri Phang, terhadap daerah asalnya di Pahang, Malaysia yang berbukit-bukit. Tinggi bangunan yang terletak di Jl. Teuku Umar ini sekitar 9,5 meter dan memiliki tiga lantai.

Rumah Dome di Jogja

Berangkat dari peristiwa gempa bumi dahsyat yang melanda wilayah Yogyakara dan sekitarnya pada tahun 2006 yang lalu, sebuah LSM asal luar negeri merancang bangunan rumah yang tahan terhadap gempa.

Tidak hanya kuat secara struktur, tapi visualnya pun begitu unik, yaitu mengadopsi bentuk kubah bulat seperti rumah Eskimo atau juga sering disamakan dengan rumah Teletubies.

Rumah-rumah unik tahan gempa ini berlokasi di Dusun Ngelepen, Desa Sumberharjo, Prambanan, Yogyakarta.

Rumah Botol di Bandung

Siapa sih yang tidak tahu jika Walikota Bandung, Ridwan Kamil, adalah seorang arsitek? Maka wajar saja rumahnya di Jalan Cigadung itu memiliki keunikan tersendiri.

Sebagian bangunan rumah ini menggunakan botol minuman berenergi sebagai bahan konstruksinya. Penggunaan botol minuman ini ternyata tidak hanya berfungsi menopang bangunan tetapi juga dapat menjadi sumber cahaya saat siang hari melalui sinar matahari yang menerobos masuk melewatinya.

Oleh karenanya, penghuni rumah tidak perlu menyalakan lampu saat siang hari.

Keunikan bangunan ini membuatnya diganjar penghargaan Green Design Award oleh BCI (Building Construction Information) Asia pada tahun 2009 menyisihkan bangunan-bangunan unik lainnya.

Selain membantu mengurangi sampah, penggunaan botol minuman untuk bangunan juga dapat mengurangi penggunaan pendingin ruangan karena udara panas akan terperangkap dalam botol. Hal ini pada akhirnya juga akan mengurangi konsumsi listrik dan menghemat biaya.

Masjid “Kelenteng” di Surabaya

Masjid Muhammad Cheng Hoo Surabaya adalah sebuah masjid di Jalan Gading Surabaya yang memiliki bentuk yang unik karena menyerupai kelenteng. Didirikan oleh komunitas Muslim Tionghoa Surabaya, masjid ini selesai dibangun pada tahun 2002.

Nuansa Tionghoa sangat kental dalam bangunan masjid ini, mulai dari pintu masuk yang menyerupai pagoda hingga kehadiran relief naga dan patung singa.

Penamaan Cheng Ho sendiri diambil dari nama laksamana Dinasti Ming, China, yang memimpin ekspedisi ke Nusantara pada awal abad ke-15.

Bangunannya sendiri mengambil inspirasi dari Masjid Niu Jie di Beijing yang dibangun pada tahun 996 yang terlihat pada bagian puncak, atap utama dan mahkota. Sementara bagian bangunan lainnya mengambil dari arsitektur Timur Tengah dan Jawa.

Masjid “Kremlin” di Jogja

Jika Anda bepergian menuju Solo dari Yogya, jangan lupa untuk mampir di Masjid “Kremlin” atau “Lollipop” yang terletak di Jalan Solo, Candisari, Kalasan, Sleman. Masjid ini sangat unik karena bentuk menaranya mengadopsi bentuk bangunan Katedral St. Basil di Lapangan Merah, Moskow, Rusia.

Karena arsitekturnya yang unik dan meriah seperti permen atau kastil di negeri dongeng, banyak yang menyangka bangunan ini merupakan arena permainan atau toko suvenir, bukan masjid.

Meskipun arsitektur luarnya mengambil inspirasi dari Rusia, bagian interior Masjid An-Nurumi ternyata bergaya Jawa lengkap dengan mimbarnya.

Menara Pinisi, Universitas Negeri Makassar

Beberapa universitas di Indonesia memiliki bangunan tinggi yang cukup ikonik karena desainnya yang unik. Salah satunya adalah Universitas Negeri Makassar (UNM).

Universitas ini memiliki bangunan yang terinspirasi dari perahu pinisi, simbol khas dari masyarakat Bugis. Gedung dengan nama lain Tellu Cappa (tiga puncak) ini merupakan hasil rancangan dari seorang arsitek bernama Yu Sing.

Memiliki tinggi 17 laintai, gedung kampus ini didesain dengan konsep utama kearifan lokal yang dipadukan dengan teknologi modern.

Pada malam hari, menara gedung tertinggi pertama di Indonesia yang menggunakan sistem fasade Hiperbolic Paraboloid ini akan berkerlap-kerlip indah dengan 12 warna berbeda yang mewakili jumlah fakultas yang ada di UNM.

Binus Alam Sutera, Universitas Bina Nusantara

Gedung universitas lain yang memiliki desain unik adalah gedung Universitas Bina Nusantara yang terletak di kawasan Alam Sutera. Gedung setinggi 22 lantai dengan konsep zona teratur, ramah lingkungan, dan hemat energi ini dirancang oleh Budiman Hendropurnomo.

Konsep tersebut dituangkan lewat desain kotak-kotak pada gedung dengan banyak jendela besar guna memaksimalkan pencahayaan alami. Selain itu, gedung ini juga memiliki penampungan air hujan yang bisa digunakan untuk pengairan lansekap, toilet, dan tentunya sebagai kotribusi dalam mengatasi krisis air tanah.

New Media Tower, Universitas Multimedia Nusantara

Gedung universitas yang sempat menjadi pemenang pertama kategori gedung hemat energi dalam ajang Penghargaan Efisiensi Energi Nasional (PEEN) tahun 2013 ini memiliki bentuk yang unik. Bangunannya menyerupai cangkang telur dengan menonjolkan warna abu-abu dari perforated metal pada selubungnya.

Dengan konsep arsitektur ramah lingkungan dan teknologi tinggi, gedung 12 lantai ini mampu menghemat energi sebanyak 53,25 kWH per tahun per meter persegi. Penggunaan double skin facade menggunakan alumunium panel ini mampu mereduksi panas hingga 70 persen.

Dinding gedung ini berpori dengan ukuran diameter tiap lubang yang berbeda guna menghasilkan cahaya yang maksimal. Campuran superfoam dengan beton membuat dinding bisa mereduksi panas dan mampu meredam suara.

Regatta Towers

Gedung tinggi rancangan Tom Wright (WS Atkins Consultants, Inggris) ini memiliki konsep sederhana yang bertemakan bahari. Namun, tampilannya yang sangat dinamis membuat gedung ini sebaga ikon di tepi Teluk Jakarta.

Gugusan bangunan apartment menjadi perlambang kapal dengan layar terkembang yang berangkat mengikuti arah kompas dengan menyajikan pemandangan Laut Jawa.

Keunikan desain yang dimiliki oleh Regatta Towers ini berhasil mendapat penghargaan Prix d’Exellence tahun 2010 yang diberikan oleh Federasi Real Estate Indonesia, FIABCI.

Bangunan dengan arsitektur terunik di dunia

 

Tidak hanya di Indonesia, di luar negeri pun tersebar bangunan-bangunan unik bahkan dianggap aneh. Berikut ini adalah lima bangunan dengan arsitektur terunik di dunia yang sering diperbincangkan.

The Hashtag Tower, Korea Selatan

The Cross Tower atau Hashtag Tower adalah nama bangunan yang berada di kota Seoul, Korea Selatan. Simbol hastag sendiri sudah menjadi sangat populer di era media sosial dewasa ini.

Mengadopsi simbol tersebut, maka wajar saja jika The Cross Tower menjadi salah satu bangunan dengan arsitektur unik yang ada di dunia.

Hashtag Tower adalah sebuah bangunan 3 dimensi dengan menara horizontal dan vertical. Tiga buah jembatan dibuat sebagai penghubung antar 2 tower yang menjulang tinggi.

Gedung yang sangat impresif tersebut terdiri dari 600 apartemen, perpustakaan, dan galeri. Di puncaknya ditutup dengan taman. Hashtag Tower menjadi simbol dari Yongsan Business District.

Wonderworks, Amerika

Sebuah bangunan entertainment yang sangat unik berada di Tennessee menjadi pusat atraksi bagi para pengunjung. Bangunan terbalik yang berada di kota Tennessee tersebut bernama WonderWorks.

WonderWorks memang sengaja membuat desain bangunan terbalik agar lebih menggoda pengunjung.

Ternyata, bangunan WonderWorks yang ada di Tennessee tersebut hanyalah salah satu dari 4 bangunan unik yang termasuk dalam WonderWorks Family Atrractions yang berada di Amerika.

Masih ada 3 bangunan serupa lainnya selain di Tennessee, mereka ada di Orlando, Panama City, Myrtle Beach, Syracuse, dan West Nyack.

Dancing Building, Republik Ceko

Dua buah bangunan di kota Prague, Republik Ceko berhasil mencuri perhatian banyak orang. Bukan hanya dalam negeri, melainkan negara lain di luar Republik Ceko juga tertarik melihatnya.

Bentuk bangunan yang meliuk bagaikan seorang penari tersebut, membuatnya diberi nama Dancing Building.

Dancing Building memberi nuansa yang romantis. Vlado Milunic dan Frank Gehry adalah 2 orang yang bekerja sama menciptakan 2 buah bangunan yang tampak seperti menari tersebut.

Kala itu, desain Dancing Building dianggap sebagai bangunan yang kontroversial. Sekarang, Dancing Building berubah menjadi pusat budaya karena bentuknya yang unik dan dijadikan simbol dari kota Prague.

Turning Torso, Swedia

Turning Torso adalah nama yang diberikan untuk gedung yang menyajikan bentuk meliuk atau berputar di Swedia ini. Desain arsitektur tersebut tercetus dari gagasan seorang arsiek profesional bernama Santiago Calatrava.

Tidak hanya berbeda dari bangunan biasa, Turning Torso menjadi bangunan tempat tinggal yang tertinggi di seluruh Swedia. Dari bawah sampai ke atas, Turning Torso dibuat memutar 900.

The Crooked House, Polandia

Jika di Indonesia memiliki cerita legenda tentang rel bengkok, di Polandia ternyata memiliki Rumah Bengkok. Tapi rumah bengkok yang ada di Polandia ini bukan hanya legenda.

Rumah dengan nama The Crooked House ini merupakan bangunan unik untuk tempat perbelanjaan yang berada di downtown kota Sopot, Polandia.

The Crooked House pertama kali dibangun pada tahun 2004, dengan luas mencapai 4.000 meter persegi. Perancang bangunan tersebut adalah Szotynscy dan Zaleski.

The Crooked House sendiri adalah salah satu bagian dari Rezydent Shopping Center. Oleh pembuatnya, sumber inspirasi dari The Crooked House adalah gambar dari dongeng dari Jan Marcin Szancer dan Per Dahlberg.

Rumah Upside-Down, Szymbark, Polandia

Daniel Czapiewsky, seorang pengusaha Polandia yang dermawan, membangun Upside Down The House sebagai pernyataan tentang era komunis dan akhir dunia. Untuk membangun rumah terbaik ini, dibutuhkan waktu sebanyak 114 hari karena pekerja cukup kebingunan dengan sudut dinding.

Adanya rumah terbalik ini tentu menarik perhatian wisatawan yang datang ke desa kecil Szymbark. Namun kabarnya, wisatawan yang telah berkunjung ke Upsode Down The House ini seringkali mengalami kepusingan hanya karena berada beberapa saat di dalamnya.

Kayu Skyscraper, Arkhangelsk, Rusia

Bangunan ini diberi julukan “pencakar langit kayu” oleh seorang mantan gengster, Nikolai Sutyagin. Awalnya, beliau hanya ingin membangun rumah dua lantai. Namun akhirnya, terus dilakukan pembaruan terhadap rumah ini.

Pertama, rumah ini hanya ditambahkan tiga lantai saja. Namun karena dirasa tampak kaku seperti jamur, beliau merombaknya lagi dan lagi sebab selalu merasa tidak puas. Hingga pada akhirnya, bangunan kayu skyscraper ini dianggap sebagai kecelakaan yang bahagia.

Bubble House, Tourettes-sur-Loup, Perancis

Rumah gelembung dari Touretter-sur-Loup, Perancis, hanya 35 tahun dan masih belum selesai. Dirancang pada tahun 70-an oleh seorang arsitek yang bernama Antti Hungaria Lovag untuk perancang busana Pierre Cardin.

Desain bangunan ini dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan tipikal daerah pantai vulkanik d’Azur dan jendela yang jelas memberikan pemandangan Mediterania yang indah.

Rumah Inversi, Houston, Texas

Ketika dua bangunan studio lama milik The Art League di Houston telah ditetapkan akan dibongkar, mereka memutuskan untuk mengambil kesempatan tersebut untuk mengubahnya menjadi sebuah instalasi seni sementara.

Seniman Dan Havel dan Dean Ruckmengupas yang menjadi pelopor untuk ide unik tersebut.

Shoe House, Afrika Selatan

Rumah Sepatu yan terletak di Afrika Selatan ini merupakan sebuah hasil karya dari seorang seniman dan perhotelan yang bernama Ron Van Zyl. Beliau membangun Rumah Sepatu ini untuk istrinya pada tahun 1990.

Dengan fungsi sebagai museum kecil, Rumah Sepatu ini menampilkan ukiran kayu dari Van Zyl.

Rumah Sepatu ini merupakan bagian dari kompleks yang mencakup sebuah rumah tamu eight-chalet, perkemahan, restoran, kolam renang, dan bar.

Lou Ruvo Center For Brain Health

Bangunan unik yang dirancang oleh seorang arsitek terkenal dunia, Frank Gehry, yang menjadi pusat kesehatan otak terkemuka di dunia untuk berbagai penyakit otak degeneratif. Bangunan ini memberikan fasilitas yang modern, seperti: laboratorium, dan komunitas auditorium.

Lou Ruvo Center for Brain Health yang unik ini resmi dibuka pada tanggal 13 Juli 2009 di Las Vegas. Meskipun desain eksteriornya tidak beraturan, tapi banyak orang yang kagum saat melihat bangunan tersebut.

Cubic House

Rumah Kubus ini menjadi salah satu bangunan yang unik dan modern. Dibangun dengan gaya Renaissance yang letaknya di Rotterdam, rumah kubus tersebut sengaja dirancang sehingga pengunjung dapat merasakan bagaimana kehidupan dalam rumah kubus yang dilengkapi dengan barang-barang unik.

Banyak orang yang datang ke kota Rotterdam hanya untuk melihat keunikan dari rumah kubus tersebut.

House Attack

Bangunan ini adalah karya seni modern pertama yang akan Anda lihat ketika kalian berada di museum seni terbesar di Austria, Museum Moderner Kunst. Setiap orang yang berjalan di bawah bangunan tersebut akan bergegas untuk menjauh karena bentuknya yang unik membuat orang bepikir bahwa rumah tersebut akan jatuh.

The Biomuseo

The Biomuseo ini merupakan museum di Panama yang dirancang oleh Frank Gehry. Museum ini memiliki ruang seluas 4.000 meter persegi dan sebuah taman botani yang menampilkan keunikan struktur bangunan tersebut.

Setiap pengunjung yang lewat akan melihat galeri yang menggabungkan diorama interaktif sebuah ruangan. Anda akan terpesona melihat warnanya yang beragam dan bentuknya yang unik.

Hal tersebut selalu berhasil membuat setiap mata pengunjung terfokus pada bangunan tersebut.

Urban Cactus

Jika dilihat dari kejauhan, bangunan ini sekilas akan tampak mirip dengan kaktus. Ide untuk merancang bangunan ini pertama kali karena tempatnya yang berlokasi di area pelabuhan yang kering pepohonan.

Dari situlah, maka dibuat sebuah bangunan yang serupa dengan bentuk kaktus untuk memberikan warna hijau dari rumbuhan yang mengelilingi sudut bangunan tersebut.

The Basket Building

Apakah Anda dapat menyangka bahwa bangunan unik yang satu ini merupakan sebuah gedung perkantoran yang ada di Amerika Serikat?

Gedung ini menjadi gedung dengan arsitektur terunik yang memproduksi keranjang kayu Maple buatan tangan dan keperluan rumah tangga lainnya.

Setiap orang yang melihat gedung ini akan penasaran dan ingin melihat desain interior dari bangunan tersebut. Apakah Anda juga?

Tinggalkan Balasan