| 0857-5578-4246 | | 0812-1760-0383 | | mitra.propertindo.malang@gmail.com |

Ini Cara Aman Saat Akan Upgrade Layout Rumah Indent

Salah satu keuntungan membeli rumah secara indent adalah Anda bisa melakukan pengubahan atau penambahan ruangan. Namun, tak jarang keinginan untuk pengubahan atau penambahan ini justru berujung masalah.

Saat membeli rumah indent, Anda tidak akan melihat fisik rumah yang Anda beli. Rumah tersebut baru dibangun setelah Anda melakukan akad jual-beli dengan pengembang.

Kekurangannya, Anda harus menunggu berbulan-bulan untuk bisa menghuninya. Kelebihannya, Anda bisa melakukan pengubahan dengan biaya yang lebih kecil ketimbang jika pengubahan itu dilakukan setelah rumah selesai dibangun.

Pengubahan atau penambahan yang sering dilakukan pembeli pada rumah indent adalah konversi ruang terbuka di bagian belakang menjadi ruang tertutup. Namun tak jarang, pembeli justru mengalami penipuan dalam prosesnya.

Seperti yang dialami Maharani (27), karyawati yang bekerja di Cilandak, Jakarta Selatan. Ketertarikannya pada sebuah rumah tapak yang sudah rampung di salah satu klaster di Garut, Jawa Barat, berujung pada masalah yang cukup pelik.

Bermula dari keinginan Rani yang menginginkan adanya satu kamar mandi khusus berendam air panas, kitchen set, teralis, dan kanopi.

Uang untuk material tambahan pun dibayar secara cicilan langsung ke salah seorang karyawan pengembang.

Akan tetapi hingga waktu yang ditentukan, permintaannya tak kunjung terwujud. Setelah melakukan ultimatum, pekerjaan akhirnya selesai meski dalam waktu yang cukup lama.

Namun masalah tidak tuntas sampai di situ. Pihak pengembang meminta Rani melunasi biaya material tambahan, yang sebenarnya sudah ia bayar kepada salah satu karyawan di sana.

Usut punya usut, si karyawan rupanya tidak melaporkan penerimaan uang dan rencana penambahan tersebut kepada atasannya, dan resign sambil membawa kabur uang tersebut.

Lain halnya dengan Lisa, seorang staf marketing di salah satu perusahaan swasta yang membeli sebuah rumah dua lantai di kawasan Jagakarsa.

Ia menginginkan rumahnya dilengkapi area servis, dapur kotor, dak jemuran, dan meminta pengembang mengganti lantai keramik dengan material lain. Artinya, berbeda dengan spesifikasi standar yang dibuat developer.

Biaya tambahan ini tidak ia bayarkan ke pengembang, melainkan ke kontraktor langsung. Walau tak bernasib sama dengan Rani, akan tetapi hasil akhir yang diimpikan tidak sesuai dengan harapan.

Adakah cara amannya?

Belajar dari dua kasus di atas, Konsultan Rumah Tinggal sekaligus Arsitek dari designbangun.com, M. Arifin, S.T. meminta masyarakat untuk lebih pandai dalam meminimalisir masalah yang mungkin saja terjadi saat membeli rumah baru.

“Saran saya, sebaiknya penambahan spesifikasi atau upgrade dikerjakan sendiri oleh tukang yang Anda tunjuk dan sudah Anda kenal baik, atau merupakan rekomendasi kerabat dekat. Jadi, di luar dari campur tangan pengembang maupun kontraktor,” ungkapnya.

Meski begitu, Arifin tidak melarang masyarakat jika ingin melimpahkan urusan penambahan ruang atau spesifikasi lainnya kepada pihak kontraktor.

“Asal, dengan catatan, Anda harus ekstra rajin memantau proses pengerjaan. Cek apakah material yang dibeli ini benar berikut kwitansinya, rancangan sesuai dengan keinginan, dan lain sebagainya. Kalau perlu, ajak rekan Anda yang mengerti soal bahan bangunan,” tandasnya.

Berbanding lurus dengan pernyataan Arifin, Bapak Aji dari bagian marketing PT. Baruna Nusa Mandiri, membenarkan biaya tambahan untuk upgrade spesifikasi rumah harus dibayarkan langsung kepada kontraktor. Hal ini dikarenakan pengembang tidak memiliki wewenang terkait urusan ini.

“Selanjutnya, pengembang mencantumkan penambahan ini pada Surat Perintah Kerja (SPK) yang nantinya diberikan kepada pihak kontraktor. Di sana tertera detail harga standar bangunan rumah, pasal hukum yang berlaku, serta perjanjian lainnya,” jelas Aji.

“Konsumen berhak untuk menyampaikan keluhan apabila spesifikasi tidak sesuai dengan perjanjian, langsung kepada kontraktor bukan developer,” tambah Aji seraya mengakhiri pembicaraan.

 

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com