Mari Kenali Berbagai Jenis Pintu Dari Material dan Fungsinya!

Pintu menjadi komponen penting pada desain sebuah rumah. Selain menjadi pengaman pada rumah, pintu juga menunjukkan karakter suatu bangunan ataupun ruangan. Sebagai perantara antar ruangnya, pintu akan memberikan kesan pada orang yang melihatnya ditambah lagi warna juga akan mempengaruhi tampilannya. Namun sebelum meletakkan sebuah pintu pada ruangan, kalian harus mengetahui jenis pintu serta kegunaannya.
1. Pintu Kayu
Salah satu pintu yang paling umum digunakan di kebanyakan rumah adalah pintu kayu. Pintu ini cocok digunakan pada berbagai ruangan ataupun bangunan. Selain materialnya yang mudah didapatkan, sudah cukup banyak juga pengrajin kayu yang mudah ditemui. Kayu sendiri memiliki beragam finishing yang cantik sehingga membuat pintu lebih estetik. Materialnya yang menunjukkan sisi natural pun juga menjadi nilai lebih dalam hunian.
2. Pintu Panel
panel door via handballtunisiePintu yang terbuat dari beberapa komponen panel kayu seperti MDF, blockboard, dan sebagainya ini memiliki harga yang terjangkau dan desain yang fleksibel. Karena kelebihannya tersebut sudah banyak rumah terutama rumah tipe lama yang menggunakannya. Pintu panel ini juga dapat dikombinasikan dengan material kaca karena desainnya dengan frame.
3. Pintu Kaca
glass door via together sandia Desain pintu dengan kaca ini lebih banyak digunakan di ruang tengah menuju ke ruang outdoor. Hal ini dikarenakan pintu dengan material kaca memiliki durabilitas dan tingkat privasi yang rendah. Tentunya memiliki pintu kaca juga harus sering dirawat kebersihannya agar tetap nyaman dipandang. Jika ingin menggunakan pintu jenis ini pada pintu utama, akan lebih disarankan menggunakan jenis kaca sandblast dimana kaca terlihat buram sehingga privasi di dalam rumah lebih terjaga.

4. Pintu baja
steel door at axolotl  Material yang kuat dan tahan lama ini merupakan bahan yang efisien untuk konstruksi. Selain cepat, juga mudah dipasangkan. Karena aman, anti rayap, dan juga desainnya yang beragam, pintu ini bisa menjadi pilihan utama untuk pintu utama di rumah. Pilih juga desain yang menonjol sehingga rumah terkesan lebih menarik.
5. Pintu Fiberglass
fiberglass door via paulhenrys windows Fiberglass merupakan material kaca yang berupa anyaman. Material ini juga kuat, ringan, dan aman. Pintu jenis ini juga memiliki tingkat insulasi yang tinggi sehingga tidak akan melengkung walau terkena cuaca esktrim. Fiberglass juga bisa dipadukan dengan panel kayu sehingga menambah nilai estetikanya. Sangat cocok untuk eksterior maupun interior.

6. Pintu Aluminium
aluminium door via johnknightglass   Pintu besi yang memiliki kelebihan ringan dan juga murah ini merupakan salah satu pilihan untuk pintu di rumah. Materialnya yang anti rayap dan juga tahan terhadap kondisi iklim di Indonesia menjadi pilihan yang ramah untuk masyarakat. Meskipun bisa dibilang pintu ini lebih sering digunakan pada ruang tertentu seperti kamar mandi atau gudang karena karakternya yang kurang megah dan kokoh untuk pintu utama.
7. Pintu Plipit
Jenis pintu yang sangat jarang digunakan pada masa sekarang punya desain yang simple. Dibuat dari balok kayu yang dipasang sejajar dan disatukan, pintu ini akan lebih sering terlihat di tempat seperti peternakan. Akan tetapi penggunaannya pada pintu pagar rumah juga masih dapat terlihat di beberapa kawasan hunian.
8. Pintu Flush
Pintu bermaterialkan kayu ini memiliki desain yang polos. Pintunya ini sendiri terdiri dari kerangka kayu atau mdf yang ditutup dengan triplek 3 mm yang kemudian diberikan lapisan seperti veneer atau cat duco. Bisa dibilang pintu ini cukup ringan karena memiliki bagan kosong ditengahnya. Harganya terjangkau dan juga sudah banyak di pasaran.Banyak orang yang masih bingung membedakan antara pintu flush dengan pintu panel. Pintu flush sering digunakan pada bangunan modern karena desainnya yang memberikan kesan elegan dan simple sedangkan pintu panel lebih sering dijumpai pada bangunan tradisional dengan bentukan panel-panel kayu di pintunya.
9. Pintu PVC
pvc door design  yang merupakan singkatan dari poly vinyl chloride merupakan bahan plastik yang sering ditemukan pada pipa atau tangki air. Material ini juga menjadi pilihan dalam memilih pintu karena ukuran dan warna yang sudah banyak dijual di pasaran. Harganya pun lebih terjangkau dibandingkan pintu lainnya. Biasanya pintu ini sering digunakan untuk pintu toilet karena tidak sesuai bila dijadikan pintu utama. Meski pintu PVC ini anti rayap, kokoh, ringan, dan tahan kelembapan akan tetapi tidak tahan pada cuaca ekstrim.
10. Pintu uPVC
 uPVC atau Unplasticied Ply Vinyl Chloride ini merupakan bahan PVC yang diperkuat dengan bahan unplasticied sehingga lebih kuat dan juga kaku dari pintu PVC. Material ini biasa ditemukan pada badan pesawat terbang. Pintu dengan material ini memiliki daya tahan terhadap air dan perubahan cuaca. Selain itu, material uPVC ini juga hemat energi baik dari proses pembuatan, pemakaian, hingga bisa didaur ulang. Kusennya pun lebih kuat dibandingkan aluminium ataupun kayu. Biasanya uPVC ini sendiri lebih sering ditemukan pada kusen pintu dan juga jendela karena kuat. Akan tetapi yang menyusahkan dari material ini adalah pemasangannya karena tidak setiap tukang dapat memasangkannya.

Tinggalkan Balasan